empty
 
 
01.04.2026 08:31 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula pada 1 April

Trump tidak akan mereda, dan pasar bereaksi sesuai dengan itu.

Dolar AS melemah, sementara euro, pound, dan aset berisiko lainnya menguat tajam setelah Donald Trump kemarin menyatakan bahwa AS akan mengakhiri kampanyenya terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu, terlepas dari apakah Teheran menyetujui kesepakatan dengan Washington atau tidak. Pernyataan ini disampaikan di tengah memanasnya ketegangan di Teluk Persia dan serangan terbaru terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi, yang oleh Washington dituduhkan kepada Iran.

Pelaku pasar menafsirkan ucapan Presiden sebagai sinyal akan segera meredanya konflik, yang memicu turunnya permintaan terhadap dolar sebagai mata uang aset aman (safe haven). Namun, pelemahan dolar ini tampaknya tidak akan membawa konsekuensi jangka panjang, karena belum ada bukti nyata bahwa perang di Timur Tengah sedang mereda, dan justru terlihat adanya redeployment pasukan darat secara aktif ke kawasan tersebut.

Hari ini, paruh pertama sesi akan ditandai dengan rilis data ekonomi Zona Euro, yang dapat sangat memengaruhi sentimen pasar dan dinamika pasangan mata uang. Para investor akan berfokus pada dua indikator utama: PMI manufaktur dan data pengangguran bulan Februari.

PMI, yang mencerminkan kondisi sektor manufaktur, diperkirakan akan kembali menunjukkan perlambatan atau stagnasi. Kondisi ekonomi saat ini, termasuk berlanjutnya masalah rantai pasok, kenaikan harga energi, dan tekanan inflasi, menciptakan kondisi yang kurang kondusif bagi pelaku industri. Pada saat yang sama, data pengangguran Zona Euro juga akan dirilis. Meskipun pasar tenaga kerja di kawasan ini diperkirakan tetap relatif stabil, penyimpangan yang tidak terduga dari prediksi dapat memicu peningkatan volatilitas.

Sementara itu, untuk pound, para trader kemungkinan akan memberi perhatian besar pada data PMI manufaktur Inggris. Laporan ini biasanya menjadi salah satu indikator utama kesehatan ekonomi, karena mencerminkan sentimen para manajer pembelian dan ekspektasi mereka terhadap tren ke depan. Hasilnya dapat berdampak signifikan pada nilai pound Inggris, dan kemudian Bank of England akan merilis risalah dan ringkasan rapat Komite Kebijakan moneter. Dokumen ini biasanya berisi informasi lebih rinci mengenai jalannya diskusi selama rapat, serta alasan di balik keputusan tertentu terkait suku bunga dan langkah kebijakan moneter lainnya. Perhatian khusus akan diberikan pada komentar mengenai risiko inflasi, prospek pertumbuhan, dan kemungkinan langkah Bank Sentral di masa depan yang mengarah pada kenaikan, bukan penurunan suku bunga seperti yang sebelumnya diantisipasi.

Apabila data sesuai dengan ekspektasi para ekonom, akan lebih bijak untuk beroperasi dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Jika data keluar jauh di atas atau di bawah ekspektasi para ekonom, maka strategi Momentum akan menjadi pendekatan terbaik.

Strategi Momentum (untuk Breakout):

Untuk Pasangan EUR/USD

  • Beli saat terjadi breakout di level 1,1588, yang dapat mendorong penguatan euro menuju 1,1628 dan 1,1667.
  • Jual saat terjadi breakout di level 1,1551, yang dapat mendorong pelemahan euro menuju 1,1516 dan 1,1484.

Untuk Pasangan GBP/USD

  • Beli saat terjadi breakout di level 1,3265, yang dapat mendorong penguatan pound menuju 1,3293 dan 1,3328.
  • Jual saat terjadi breakout di level 1,3240, yang dapat mendorong pelemahan pound menuju 1,3200 dan 1,3165.

Untuk Pasangan USD/JPY

  • Beli saat terjadi breakout di level 158,74, yang dapat mendorong penguatan dolar menuju 159,09 dan 159,29.
  • Jual saat terjadi breakout di level 158,50, yang dapat mendorong pelemahan dolar menuju 158,20 dan 157,90.

Strategi Mean Reversion (untuk Retracement):

This image is no longer relevant

Untuk Pasangan EUR/USD

  • Saya akan mencari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 1,1587 dan harga kembali turun di bawah level ini.
  • Saya akan mencari posisi beli setelah kegagalan breakout ke bawah 1,1550 dan harga kembali naik ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan GBP/USD

  • Saya akan mencari posisi short setelah kegagalan breakout ke atas 1,3268 dan harga kembali turun di bawah level ini.
  • Saya akan mencari posisi long setelah kegagalan breakout ke bawah 1,3225 dan harga kembali naik ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan AUD/USD

  • Saya akan mencari posisi jual setelah kegagalan breakout ke atas 0,6942, ketika harga kembali turun di bawah level ini.
  • Saya akan mencari posisi beli setelah kegagalan breakout ke bawah 0,6891, ketika harga kembali naik ke level ini.
This image is no longer relevant

Untuk Pasangan USD/CAD

  • Saya akan mencari posisi short setelah kegagalan breakout ke atas 1,3921 saat harga kembali turun di bawah level ini.
  • Saya akan mencari posisi long setelah kegagalan breakout ke bawah 1,3889 saat harga kembali naik ke level ini.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.