Lihat juga
Uji harga di 1,1612 bertepatan dengan indikator MACD yang baru mulai bergerak turun dari level nol, mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk menjual euro. Akibatnya, pasangan ini turun sebesar 18 pip.
Kemarin, euro kembali menunjukkan dinamika negatif terhadap dolar AS. Hal ini terjadi di tengah pupusnya harapan pelaku pasar atas penyelesaian damai dengan Iran, sebagaimana sebelumnya diungkapkan oleh Donald Trump. Pernyataan presiden AS, yang sebelumnya menjadi pemicu kenaikan aset berisiko, kini justru membuat investor berada dalam ketidakpastian. Kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik di Timur Tengah memaksa banyak pihak meninjau ulang posisi mereka, sehingga menekan euro dan mendorongnya turun ke posisi terendah dalam beberapa bulan terakhir.
Publikasi indeks harga konsumen di Zona Euro dan harga produsen di Jerman hari ini, yang dijadwalkan pada paruh pertama hari, sudah pasti akan menjadi pusat perhatian pelaku pasar. Data statistik ini merupakan indikator kunci proses inflasi di ekonomi terbesar Eropa dan berpotensi berdampak signifikan pada dinamika euro terhadap dolar AS ke depannya.
Angka inflasi dari Jerman, sebagai lokomotif Zona Euro, menjadi sorotan khusus. Jika indeks harga konsumen menunjukkan percepatan dan indeks harga produsen memperlihatkan pertumbuhan berkelanjutan, itu akan menjadi sinyal jelas meningkatnya tekanan harga. Dalam skenario seperti itu, European Central Bank mungkin terpaksa meninjau kembali kebijakan moneter akomodatifnya, yang pada akhirnya akan memberikan dukungan bagi euro.
Untuk strategi intraday, saya akan berfokus pada implementasi Skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario No. 1: Hari ini, euro dapat dibeli ketika harga mencapai sekitar 1,1607 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 1,1632. Pada titik 1,1632, saya berencana keluar dari pasar dan menjual kembali euro, dengan perkiraan pergerakan 30–35 pip dari titik entri. Kenaikan euro hanya bisa diharapkan setelah rilis data kuat dari Zona Euro. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli euro hari ini jika harga menguji level 1,1593 dua kali berturut-turut, sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan naik di pasar. Kenaikan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1,1607 dan 1,1632.
Skenario No. 1: Saya berencana menjual euro ketika harga mencapai 1,1593 (garis merah pada grafik). Targetnya adalah level 1,1562, di mana saya berniat keluar dari pasar dan segera melakukan pembelian balik ke arah sebaliknya (dengan perkiraan pergerakan 20–25 pip berlawanan arah dari level tersebut). Tekanan pada pasangan dapat kembali kapan saja hari ini. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.
Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual euro hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 1,1607 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan turun di pasar. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan di 1,1593 dan 1,1562.
Penting: Trader pemula di pasar Forex perlu mengambil keputusan entri dengan sangat hati-hati. Sebaiknya hindari masuk pasar sebelum rilis laporan fundamental penting untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan money management dan trading dalam volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang telah diuraikan di atas. Mengambil keputusan trading secara impulsif hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini pada dasarnya adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.