empty
22.06.2026 12:50 AM
Pound Inggris: Pratinjau Mingguan

This image is no longer relevant

Mata uang Inggris mengalami penurunan sedikit lebih dalam dari yang saya duga; meski demikian, struktur gelombangnya masih cukup kuat. Saat ini, sedang terbentuk satu set gelombang penurunan, dan secara logis, euro dan pound seharusnya mengakhiri fase penurunan mereka bersamaan. Hal ini tampak cukup mungkin — satu-satunya pertanyaan adalah kapan itu akan terjadi.

Saya percaya bahwa ini dapat terjadi dalam waktu dekat, karena euro dan pound saat ini berada di dekat batas bawah gelombang A dalam skala yang lebih luas. Dengan demikian, gelombang C bisa saja selesai kapan saja, dan fase penurunan yang dimulai pada akhir bulan Januari tampak jelas bersifat korektif. Akibatnya, panjang gelombang A dan C mungkin kurang lebih setara. Asumsi ini memungkinkan kita untuk menyimpulkan bahwa momentum penurunan hampir berakhir.

Minggu lalu, Federal Reserve secara tak terduga memberikan dukungan kepada dolar. Meski hasil rapat Fed tidak terlalu "agresif", permintaan terhadap mata uang AS meningkat drastis. Dengan demikian, saya meragukan bahwa Fed adalah satu-satunya penyebabnya, dan saya yakin pasar juga mempertimbangkan faktor lain — seperti situasi geopolitik yang sudah cukup dikenal.

Pada hari Jumat, terungkap bahwa kesepakatan antara Iran dan AS telah ditandatangani, tetapi pembicaraan mengenai perjanjian nuklir belum dimulai. Di samping itu, sementara Teheran dan Washington menyetujuinya dengan enggan, Lebanon dan Israel tidak. Hal ini menyebabkan Israel kembali menyerang Lebanon, dan Iran mungkin melihat ini sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah ditandatangani minggu ini dengan Donald Trump. Pada dasarnya, dapat dikatakan bahwa proses negosiasi kembali terhenti, dan syarat-syarat perjanjian sudah dilanggar hanya dalam beberapa hari. Akibatnya, permintaan terhadap mata uang AS bisa meningkat di tengah kekhawatiran pasar yang kembali meningkat mengenai potensi berlanjutnya konflik di Timur Tengah.

Minggu depan, satu-satunya laporan yang dijadwalkan rilis di Inggris adalah mengenai aktivitas bisnis, sehingga perhatian pasar akan kembali tertuju pada aspek geopolitik. Jika konflik antara Iran dan AS terus berlanjut, kita akan menyaksikan kenaikan harga energi yang baru, penguatan dolar yang baru, dan harapan akan perlambatan inflasi hanya akan menjadi harapan yang tidak realistis — lebih baik dilupakan sama sekali. Sebagai akibatnya, sikap Fed dapat semakin agresif, dan dolar akan terus mengalami penguatan. Pada akhirnya, konflik di Timur Tengah akan mendukung mata uang AS, baik secara langsung maupun tidak langsung.

This image is no longer relevant

Gambaran Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan pengamatan saya terhadap pasangan mata uang EUR/USD, saya berpendapat bahwa instrumen ini masih berada dalam fase tren naik (pada grafik bawah), sementara dalam waktu yang lebih singkat, instrumen ini sedang mengalami fase tren turun yang mungkin sudah hampir selesai. Menurut pendapat saya, sekarang adalah saat yang cukup tepat untuk mulai memikirkan pembentukan posisi beli, meskipun instrumen ini bisa saja masih turun di bawah level 14 dalam gelombang C. Jika asumsi ini benar, lebih baik menunggu sedikit lebih lama. Saya percaya bahwa pasar juga akan mempertimbangkan kenyataan bahwa Bank Sentral Eropa tengah melakukan kebijakan pengetatan serta kemungkinan bahwa ketegangan geopolitik antara Iran dan AS akan segera mereda.

Gambaran Gelombang untuk GBP/USD:

Struktur gelombang untuk GBP/USD sekarang semakin terlihat. Saat ini, pasangan ini telah menciptakan tiga gelombang penurunan, sedangkan EUR/USD telah membentuk lima gelombang. Dengan demikian, poundsterling Inggris mungkin hanya akan terfokus pada pembentukan pola korektif, dan kedua pasangan mata uang itu dapat mulai memulai fase tren naik. Saat ini, ini masih merupakan spekulasi, namun bisa jadi akan terjadi. Jika spekulasi ini benar, instrumen tersebut akan mulai merangkak naik dengan target sekitar angka 35 dan lebih tinggi lagi. Para pelaku pasar kini memiliki kesempatan yang baik untuk melakukan pembelian.

Prinsip-Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang sebaiknya sederhana dan jelas. Struktur yang rumit sulit trading dan sering kali berujung pada perubahan.
  2. Jika tidak yakin dengan apa yang sedang terjadi di pasar, lebih baik tidak masuk.
  3. Tidak akan pernah ada kepastian 100% soal arah — dan memang tidak akan pernah ada. Jangan lupakan penggunaan order Stop Loss pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan bentuk analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.