empty
25.06.2026 08:50 AM
Strategi Intraday untuk Trader Pemula untuk 25 Juni

Permintaan terhadap dolar AS sedikit mereda menjelang rilis data inflasi AS yang penting. Dalam konteks ini, euro, pound, dan aset berisiko lainnya memiliki peluang untuk melakukan koreksi naik yang moderat.

Kemarin, dolar AS mengalami penurunan di pasar mata uang asing setelah laporan tentang pasar perumahan di AS menunjukkan hasil yang lebih lemah daripada yang diprediksi oleh para ekonom. Penjualan rumah baru di Amerika Serikat mengalami penurunan dan tidak memenuhi harapan. Berdasarkan data terkini, penjualan anjlok 7,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi kejutan yang mengecewakan bagi para pelaku pasar yang sebelumnya berharap akan hasil yang lebih stabil atau bahkan sedikit peningkatan dalam sektor rumah baru.

Turunnya penjualan rumah baru bisa disebabkan oleh beberapa alasan. Salah satu faktor utama kemungkinan adalah tingginya biaya konstruksi yang membuat harga rumah baru tetap tinggi. Selain itu, kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah terus mengurangi kemampuan pembeli untuk mendapatkan hunian.

Pasar segera bereaksi. Dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya seperti euro, yen Jepang, dan poundsterling Inggris.

Hari ini, kalender ekonomi diprediksi akan bebas dari kejadian makroekonomi besar. Pada awal hari, perhatian akan tertuju pada Indeks Iklim Konsumen GfK Jerman, yang merupakan indikator penting dari kecenderungan konsumen dalam berbelanja. Ini berpengaruh langsung pada pengeluaran konsumen dan pada akhirnya pertumbuhan PDB. Angka yang lebih baik dari proyeksi biasanya menunjukkan optimisme konsumen dan dapat mendukung euro, sedangkan hasil yang di bawah ekspektasi bisa menimbulkan kekhawatiran tentang proyeksi ekonomi Jerman.

Sementara itu, para pelaku pasar juga menunggu rilis Buletin Ekonomi dari Bank Sentral Eropa. Dokumen ini biasanya menyajikan analisis mendalam mengenai kondisi ekonomi saat ini di zona euro, evaluasi terhadap risiko, serta arah kebijakan moneter yang akan datang. Buletin ECB memberikan wawasan tambahan mengenai pandangan bank sentral terhadap tren inflasi, proyeksi pertumbuhan, dan stabilitas keuangan.

Untuk pound Inggris, pasar keuangan akan memperhatikan laporan Penjualan Ritel yang akan diterbitkan oleh Confederation of British Industry (CBI). Indikator ini merupakan salah satu ukuran utama kesehatan sektor konsumen di negara tersebut dan, secara lebih luas, kondisi perekonomian. Melalui survei terhadap banyak pengecer, laporan CBI menyampaikan informasi mengenai ekspektasi penjualan, volume penjualan yang sebenarnya, dan sentimen keseluruhan dalam industri. Data dari CBI sering dianggap sebagai indikator awal karena mencerminkan tren terbaru, sementara data resmi biasanya dirilis dengan keterlambatan.

Ekspektasi penjualan ritel dapat berdampak langsung terhadap nilai pound Inggris. Hasil positif yang melampaui prediksi umumnya mendukung penguatan mata uang tersebut, sedangkan angka yang lemah dapat memicu kekhawatiran akan melambatnya aktivitas ekonomi dan menyebabkan pelemahan pound.

Jika data sesuai dengan ekspektasi ekonom, strategi yang lebih disarankan adalah menggunakan pendekatan Mean Reversion. Namun, jika angka yang dirilis jauh di atas atau jauh di bawah ekspektasi, strategi Momentum kemungkinan akan menjadi pilihan yang lebih tepat.

Strategi Momentum (Breakout):

EUR/USD

  • Beli saat terjadi breakout di atas 1,1373 dengan target di 1,1411 dan 1,1449.
  • Jual saat terjadi breakout di bawah 1,1330 dengan target di 1,1300 dan 1,1270.

GBP/USD

  • Beli saat terjadi breakout di atas 1,3185 dengan target di 1,3225 dan 1,3270.
  • Jual saat terjadi breakout di bawah 1,3155 dengan target di 1,3110 dan 1,3080.

USD/JPY

  • Beli saat terjadi breakout di atas 161,85 dengan target di 162,04 dan 162,24.
  • Jual saat terjadi breakout di bawah 161,56 dengan target di 161,33 dan 161,10.

Strategi Mean Reversion (Reversal):

This image is no longer relevant

EUR/USD

  • Cari posisi jual jika harga gagal bertahan di atas 1.1376 dan kembali turun di bawah level tersebut.
  • Cari posisi beli jika harga gagal menembus ke bawah 1.1350 dan berbalik naik kembali ke level tersebut.
This image is no longer relevant

GBP/USD

  • Cari posisi jual jika harga gagal bertahan di atas 1.3190 dan kembali turun ke bawah level tersebut.
  • Cari posisi beli jika harga gagal menembus ke bawah 1.3160 dan berbalik naik kembali ke level tersebut.
This image is no longer relevant

AUD/USD

  • Cari posisi jual jika harga gagal bertahan di atas 0.6914 dan kembali turun ke bawah level tersebut.
  • Cari posisi beli jika harga gagal menembus ke bawah 0.6885 dan kembali naik ke level tersebut.
This image is no longer relevant

USD/CAD

  • Cari posisi jual jika harga gagal bertahan di atas 1.4244 dan kembali turun di bawah level tersebut.
  • Cari posisi beli jika harga gagal menembus ke bawah 1.4221 dan kembali naik ke level tersebut.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.