empty
25.06.2026 09:50 AM
Emas Turun di Bawah $4.000

Kemarin, emas menembus level psikologis $4.000 dan terus melemah. Hari ini, logam tersebut kembali turun 0,5% ke sekitar $3.981 per troy ounce, setelah anjlok hampir 3% pada sesi sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak November 2025, harga emas turun di bawah level $4.000. Perak juga ambruk seiring dengan emas, kehilangan hampir 7% pada hari Rabu dan turun di bawah $60 untuk pertama kalinya sejak Desember. Tampaknya reli multi-tahun pada logam mulia telah berakhir.

This image is no longer relevant

Skala pembalikan tren ini sangat mencolok. Dalam tiga tahun terakhir, emas membukukan kenaikan tahunan dua digit dan nilainya lebih dari dua kali lipat, didorong oleh pembelian dari bank sentral, manajer aset, dan investor ritel. Logam mulia ini mencapai puncak sekitar $5.600 per ounce pada akhir Januari dan sejak itu telah turun lebih dari 20% dari titik tertingginya. Ambang batas ini secara tradisional menandai awal pasar bearish. Dengan kata lain, emas secara teknis telah beralih dari tren bullish ke tren bearish—dan transisi tersebut berlangsung tepat di depan mata kita.

Alasan di balik pembalikan ini mengikuti narasi yang jelas dan sudah familiar. Pemicu utamanya adalah konflik antara Amerika Serikat dan Iran, yang mendorong kenaikan harga energi dan memicu inflasi. Inflasi yang tinggi memaksa Federal Reserve mempertahankan suku bunga pada level tinggi, sementara prospek kenaikan suku bunga lebih lanjut di bawah kepemimpinan Ketua Federal Reserve yang baru dan berpandangan hawkish, Kevin Warsh, semakin mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Perhatian khusus perlu diberikan pada apa yang bisa disebut sebagai "currency debasement trade." Tema ini sudah lama menjadi penopang pasar bullish, karena investor lebih menyukai emas dan Bitcoin ketimbang mata uang yang dianggap rentan terhadap masalah fiskal. Kini tren tersebut juga mulai kehilangan momentum. Investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan dan posisi Amerika Serikat yang relatif diuntungkan di pasar energi telah memperkuat dolar terhadap mata uang dari negara-negara importir energi di Eropa dan Asia. Semua ini menunjukkan bahwa narasi tentang keunggulan siklis Amerika telah mengungguli kekhawatiran mengenai pelemahan struktural jangka panjang dolar. Dolar yang kuat dan inflasi yang persisten saat ini merupakan dua hambatan terbesar bagi emas.

Yang patut dicatat, bahkan para pendukung emas yang paling militan pun mulai mundur, seperti yang pernah saya tulis sebelumnya. Goldman Sachs telah memangkas proyeksi harga akhir tahun sebesar $500 menjadi $4.900 per ounce, sementara Deutsche Bank menurunkan target kuartal keempatnya sebesar 17%. Secara formal, proyeksi ini masih mengindikasikan potensi kenaikan dari level saat ini, tetapi fakta bahwa begitu banyak institusi merevisi perkiraan mereka ke bawah menandakan pergeseran sentimen yang jelas.

This image is no longer relevant

Jika pembukaan kembali Selat Hormuz dengan cepat menurunkan inflasi dalam beberapa bulan mendatang, dan The Fed menghentikan kenaikan suku bunga setelah satu atau dua kenaikan tambahan, dasar fundamental untuk satu kenaikan lagi pada harga emas bisa pulih. Argumen bullish jangka panjang — pembelian berkelanjutan oleh bank sentral di seluruh dunia — belum hilang. Namun, saat ini pasar digerakkan oleh logika dolar yang kuat dan suku bunga tinggi, dan logika tersebut tidak menguntungkan logam ini.

Dari perspektif teknikal, pembeli perlu merebut kembali level resistance terdekat di $4.008. Pergerakan yang berhasil menembus di atas level tersebut akan membuka jalan menuju $4.062, sebuah level yang mungkin sulit untuk ditembus. Target kenaikan utama berikutnya berada di $4.124.

Jika emas terus melemah, pihak bearish akan berupaya mengambil kendali atas level $3.954. Jika level tersebut ditembus, penembusan ke bawah dari kisaran ini akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish dan bisa menekan emas turun ke $3.906, dengan potensi penurunan lebih lanjut menuju $3.849.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.