Lihat juga
16.09.2026 11:58 AMEmas (XAU/USD) mencatat kenaikan intraday yang moderat, secara bertahap bergerak di atas EMA 200 hari. Karena dolar AS terkoreksi dari level tertinggi dua minggunya, hal ini memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia tersebut. Namun, para pelaku pasar tampaknya bersikap menunggu, enggan membuka posisi arah yang besar menjelang peristiwa penting terkait keputusan bank sentral.
Hari ini, rapat September Federal Reserve AS akan berakhir, dan para analis memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Fokus utama tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru The Fed, termasuk yang disebut dot plot. Komentar Ketua Fed Kevin Warsh dalam konferensi pers juga akan penting karena berpotensi memberikan sinyal yang berguna mengenai arah kebijakan moneter ke depan. Proyeksi ini akan berdampak signifikan pada dinamika jangka pendek dolar AS dan dapat memicu dorongan baru pada harga emas.
Sementara itu, risiko inflasi yang terkait dengan kenaikan harga energi meningkatkan ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter The Fed. Secara khusus, pada hari Selasa, harga minyak mentah menyentuh level tertinggi sejak 20 Mei di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah. Sumber ketegangan tambahan datang dari lonjakan tajam utang pemerintah dan korporasi, yang memicu aksi jual di pasar obligasi global; imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor sepuluh tahun menembus 5% untuk pertama kalinya sejak 2023, mencapai level tertinggi sejak 2007.
Eskalasi konflik di Timur Tengah juga mendukung dolar AS sebagai aset safe haven, yang dapat membatasi kenaikan harga emas. Menyusul perkembangan terbaru, Saudi Arabia mengeluarkan peringatan keamanan untuk beberapa wilayah kunci, termasuk kota suci Mekah dan kota utama Jeddah, setelah serangan yang dilakukan oleh gerakan Houthi di Yaman yang didukung Iran. Koalisi yang dipimpin Saudi berjanji akan merespons serangan-serangan tersebut, sehingga meningkatkan risiko eskalasi konflik lebih lanjut. Selain itu, Komando Pusat AS melaporkan bahwa 103 kapal dagang telah dialihkan sebagai bagian dari blokade perdagangan maritim Iran melalui Selat Hormuz, yang mendukung harga minyak dan berkontribusi pada penguatan dolar.Dari perspektif teknikal, emas menunjukkan ketahanan di bawah simple moving average (SMA) 50 hari dan saat ini diperdagangkan sedikit di atas EMA 200 hari. Pada saat yang sama, indikator osilator memberikan sinyal beragam, yang mengindikasikan pergerakan harga dalam rentang dalam jangka pendek.Jika harga terus menguat, level yang berpotensi menjadi resistance awal berada di EMA 9 hari, kemudian level angka bulat $4.400 yang juga dapat berperan sebagai resistance, serta SMA 20 hari di sekitar $4.450.
Jika terjadi penurunan, support terdekat berada di SMA 50 hari. Breakout ke bawah SMA ini akan membuka jalan bagi pelemahan yang lebih dalam.
Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama hari ini. Dolar AS mencatat penguatan terkuat terhadap dolar Kanada.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.



