Lihat juga
Kerapuhan gencatan senjata antara AS dan Iran serta publikasi risalah rapat Federal Reserve menjadi pendorong utama bangkitnya kembali permintaan terhadap dolar dan tekanan pada aset berisiko.
Eskalasai yang tak terduga di front diplomatik, setelah adanya sinyal yang relatif positif tetapi masih belum meyakinkan mengenai kemungkinan pendekatan, telah memicu gelombang ketidakpastian baru di pasar keuangan global. Para trader, yang cenderung berhati-hati pada masa ketegangan geopolitik, mulai menilai ulang portofolio mereka dan kembali masuk ke dolar. Kekhawatiran terkait potensi dilanjutkannya serangan AS terhadap Iran dan kemungkinan langkah balasan dengan cepat melemahkan keyakinan terhadap prospek normalisasi rantai pasok.
Peristiwa ekonomi hari ini diperkirakan tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pasar keuangan Eropa. Namun, pada paruh pertama hari ini, perhatian trader akan tertuju pada indikator makroekonomi Jerman. Data perubahan produksi industri dijadwalkan dirilis. Indikator ini merupakan salah satu barometer utama sektor industri Jerman dan umumnya mencerminkan kekuatan pemulihan atau perlambatan aktivitas ekonomi. Secara bersamaan, akan dirilis juga data neraca perdagangan Jerman. Indikator ini mencerminkan selisih antara ekspor dan impor barang serta jasa. Neraca perdagangan yang secara konsisten positif merupakan salah satu kekuatan tradisional ekonomi Jerman, tetapi perubahan dalam struktur atau dinamika neraca tersebut dapat menandakan pergeseran kondisi di pasar global.
Untuk pound, pada paruh pertama hari ini ditunggu publikasi laporan kondisi pemberian kredit yang secara berkala diterbitkan oleh Bank of England. Dokumen ini berfungsi sebagai barometer ketersediaan sumber daya kredit bagi beragam kategori peminjam, mulai dari rumah tangga hingga sektor korporasi. Laporan tersebut memuat informasi mengenai kesiapan bank dalam menyalurkan pinjaman, tingkat suku bunga yang ditawarkan, serta tren permintaan kredit. Data ini relevan untuk menilai kondisi perekonomian Inggris, karena ketersediaan dan biaya kredit secara langsung memengaruhi belanja konsumen dan aktivitas investasi dunia usaha.
Jika data yang dirilis sesuai dengan ekspektasi para ekonom, strategi yang paling tepat adalah menerapkan pendekatan Mean Reversion. Jika data jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah daripada prediksi para ekonom, strategi Momentum lebih disarankan.
Pembelian saat breakout level 1,1670 dapat mendorong penguatan euro ke arah 1,1700 dan 1,1745;
Penjualan saat breakout level 1,1650 dapat mendorong pelemahan euro ke arah 1,1630 dan 1,1602;
Pembelian saat breakout level 1,3400 dapat mendorong penguatan pound ke arah 1,3430 dan 1,3476;
Penjualan saat breakout level 1,3375 dapat mendorong pelemahan pound ke arah 1,3340 dan 1,3300;
Pembelian saat breakout level 158,90 dapat mendorong penguatan dolar ke arah 159,20 dan 159,49;
Penjualan saat breakout level 158,70 dapat memicu tekanan jual pada dolar ke arah 158,47 dan 158,18;
Jual dengan mengantisipasi false breakout di atas 1,1677 jika harga kembali turun menembus level ini;
Beli dengan mengantisipasi false breakout di bawah 1,1647 jika harga kembali naik ke level ini;
Jual dengan mengantisipasi false breakout di atas 1,3415 ketika harga kembali bergerak di bawah level ini;
Beli dengan mengantisipasi false breakout di bawah 1,3377 ketika harga kembali ke level ini;
Jual jika terbentuk false breakout di atas 0,7059 dan harga kembali turun menembus level ini;
Beli jika terbentuk false breakout di bawah 0,7024 dan harga kembali naik ke level ini;
Jual dengan mengantisipasi false breakout di atas 1,3863 ketika harga kembali turun di bawah level ini;
Beli dengan mengantisipasi false breakout di bawah 1,3834 ketika harga kembali naik ke level ini;